Foto. Pamapta Polres Gunung Mas (Gumas) bersama personel piket fungsi gabungan meningkatkan patroli pada jam-jam rawan siang hari. Kegiatan difokuskan di pusat keramaian dan Obyek Vital (Obvit) di wilayah Kota Kuala Kurun, Selasa (4/11/2025).(Ikonik Kalteng/NN)
Kuala Kurun,Ikonik Kalteng
Jajaran Satuan Tugas (Satgas) Pamapta Polres Gunung Mas (Gumas) bersama personel piket fungsi gabungan meningkatkan patroli pada jam-jam rawan siang hari. Kegiatan difokuskan di pusat keramaian dan Obyek Vital (Obvit) di wilayah Kota Kuala Kurun, Selasa (4/11/2025).
Patroli bertujuan untuk menjamin situasi Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) tetap kondusif, mencegah kejahatan jalanan, dan memberikan rasa aman kepada masyarakat yang beraktivitas.
Kegiatan yang berlangsung dari pukul 09.30 hingga 11.00 WIB dipimpin Pamapta I Ipda Sri Mulyadi. Tim bergerak secara mobile menyusuri rute-rute utama, termasuk Jalan Pangeran Diponegoro, Jalan Brigjend Katamso, Jalan Letjend Soeprapto, Jalan Tjilik Riwut, dan Jalan Sangkurun.
Sasaran utama patroli adalah pusat aktivitas ekonomi seperti Pasar Lama Kuala Kurun, serta Obvit perbankan, yakni Bank Kalteng, Bank BNI, dan Bank BRI.
Di lokasi-lokasi tersebut, tim Pamapta tidak hanya memantau situasi, tapi juga berdialog dengan petugas keamanan (Satpam) bank dan para pedagang di pasar.
Mereka memberikan imbauan Kamtibmas dan memastikan aktivitas masyarakat berjalan dengan aman, sekaligus membangun kepercayaan publik.
Kapolres Gumas AKBP Heru Eko Wibowo melalui Pamapta I Ipda Sri Mulyadi, menegaskan bahwa kehadiran polisi di jam sibuk adalah prioritas.
“Sesuai arahan dan atensi Pak Kapolres, kami Satgas Pamapta wajib hadir di tengah masyarakat, tidak hanya malam hari,tapi juga pada jam-jam sibuk di siang hari,” ujar Ipda Sri di sela-sela kegiatan.
Ipda Sri menambahkan, kehadiran piahknya di pusat ekonomi seperti pasar dan bank adalah untuk memberikan rasa aman nyata bagi warga yang bertransaksi.
“Ini juga upaya kami mengurangi kejahatan jalanan dan memastikan respons cepat bila ada kejadian darurat,”pungkasnya. (NN)

